Tiada tersisa kehormatan bertunas penghinaan
Dengarkan bisik angin dibalik ranumnya awan malam
Meski lantun nada syair kuasai daun mahkota
Hati telah tersayat menjadi remah-remah
Sepi sungguh berbenah menembus pendengaran sunyi
Kelam menghilang bayu penghapus bau senja
Ketika Hati seakan terpaku,tangis menjadi merdu
Tanpa tawa hanya sendu,Hitam berliku,terpaku,kaku dan hampir layu
Mungkin tak sebaiknya menyiksa jiwa dengan imajinasi bodoh
Resah kembali meradang menyerang lantang bak singa mengerang
Disaat terang dunia kalbu ia berlalu tinggalkan sesak
Tak mampu lagi menyimpan rahasia dingin galau mengguncang..
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar