demi waktu
mentari bersinar
sebagaimana mestinya
dicelah awan bertautan putih
menggulung lalu berpencar
ke segala arah
bak terperintah
yang membentangkan jeda
diantara ruang dengan angin sang perantara
demi masa
sungguh aku enggan menatap langit
disaat malam nanti dengan bodohnya
berharap ada bintang jatuh
bersama keberuntungan
lalu membuat permohonan
yang seharusnya kita pinta dari Sang Pencipta









0 komentar:
Posting Komentar