Senja berangsur pergi
Tertunduk...........
Meringkih tiada henti
Langkahnya gontai
Ayunkan kaki menjadi mati suri
Beribu tusukan jarum yg merajam
Hingga darahnya menggenang
Tak sanggup dia rasakan lagi
Walau sesekali.......
Senyum getir!!!!!
Getiiiiirrrrr....bagai jelaga bercampur darah
Pedih..... dan pedih....
Terasa hampa dijiwa
Keccccewa melibas dgn penuh aksara
Yang tak mampu lagi diurai dgn kata-kata
Sudah!!!!.........sudah cukupkah???
Sumpah serapah kian keras menggema
Ahh...dia terbangun
Dgn tertatih dirapatkannya genggaman
Meraih seutas senyum keabadian
Yg mampu bangkitkan
"Kenangan"
Dan berangsur bimbang
Senja kan terganti....
Ditepian
Batas
Kota
Ini.......









0 komentar:
Posting Komentar