aku, cermin tegap mematung
menantang hari mendelik detik
tekukan raut wajah nanarkan pandangan
namun senyum tetap mengembang
karna sebentuk bayangan
ya bayangan
bayangan yang berkelebat disebalik cermin
samar namun jelas terasa
jiwanya telah melekat walau tak tersentuh
seperti mentari jamah bumi
terasa namun jauh
kusebut dia mentari
karna sinarnya hangatkan hati
dan sapaannya lembutkan nurani
aku, cermin kan tetap menanti
walau kau, mentari!
berada jauh ditujuh samudra









0 komentar:
Posting Komentar