Terbata tanya di hati.. ketika sapa tak ada lagi.
Dan penjelasanpun tak juga menjadi solusi.
Bukankah tegur ini pintamu.. sebelum emosi kuasai diri..
Bukankah hadirku penantianmu.. setelah mimpi itu hancur bersamaku..
Aku melupakan semua..aku meniggalkan segala..
Tak ada sebab cuma karena rasa yang begitu dalam..
Tak cukupkah?? Takkan pernah cukup..
Tapi..
Mengapa?? Kenapa?? Bagaimana??
Selambu diam menjadi sebuah pilihan..
Siapakah?? Seseorangkah?? Sesuatukah??
Angkuh bebatuan menjelma diam..
Diam terdiam mendiamkan.
Begitu kokoh kauikat sanubari.
Seolah itu adalah satu satunya pilihan.
Suatu saat kau akan sadar..
Bahwa tak selamanya diam itu emas..









4 komentar:
Prikitiiiuuwww.... d kazih fto sndri nich yeee..........' hihihiii... :p
ehem ehem.. tp kayaknya cuma ini pic yg cocok ama puisinya,, husssshhhhhhhhhhh.. =D
wkwkwkwwww... ikut2an anonim..!' :D
Tar aq setting aahh... biar bru bsa comment klo udh login ajh..' hihihiii.... :p
Katanya uda ga ada poninya hehehe ternyata masih hihihi..:p
Posting Komentar