Article

Senin, 18 April 2011

KETIKA CINTA BERUJUNG PETI TAK BERUDARA - by :Poetri Mistery


Hati merepih bagai terantai baja kusam
Derma melagu mengemis rangkaian nada malam
Berharap kerlip mengiringi petikan dawai sabit
Mencipta serpihan tembang tak berjudul

Hampa tiada berbinar hiasi keping merah jambu
Kosong tanpa gurat senja menjemput gerai pedih
Perih menyayat merajam benak kian luluh lantak
Hamparan rasa musnah seketika bersama redup mega

Tak mampu berbias sepatah,,,lidah terkelu ngilu
Nurani tercabik amukan serigala-serigala rakus
Lalu menelusup ujung tombak berselendang merah darah
Betapa berserak ketika pecahan kaca pula menikam

Dingin berteman air langit menambah kebekuan
Bahkan isak tangis tak lagi sudi temani sepi
Air mata itu telah terkuras habis tertelan luka
Ragapun terkulai lemah menghempas tanpa daya

Kasih tertelantarkan di tengah kerumunan lebah liar
Seakan siap berpesta menjadikanya pengganti madu
Terkubur merebah jasad yang belum mati
Bumi siap melahap berpesta bersama cacing-cacing lapar

Hingga fikir berkecamuk mengelabu
Wahai kekasih hati,telah sempurnakah siksamu..???
Atau mungkin ternanti ketika roh melepas jiwa genting
Hingga mata tak lagi terjaga,,,terkatup selama-lamanya..

0 komentar:

Posting Komentar