Article

Kamis, 08 Desember 2011

Dia Masih Disitu

Dia masih disitu
terdiam hiraukan suara
tentang bisikan angin dan rintihan gerimis
Dia masih dengan luka yang sama
perih yang sama
kemarahan yang sama
Dia bukannya tak mau memaafkan
tapi sakit itu terlampau melilit nadi
meranggas di hati
merusak sendisendi kepercayaannya
Ini bukan tentang dendam
juga bukan tentang pembalasan
Tapi tentang pemulihannya dari kesekaratan
Dia hanya butuh waktu
untuk kembali ramah pada kicauan pagi
dan menatap fajar dengan berani
Tak kau pahamikah itu ??
Dia telah mencobanya sedari dulu
dan dia akan masih disitu
hingga kabut kelabu itu berlalu

0 komentar:

Posting Komentar